Jokowi dalam Survei Capres dari LSI

Jokowi Tidak Masuk Survei Capres
Lembaga Survei Indonesia (LSI) tak memasukkan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dalam survei tokoh muda potensial sebagai capres. Apa alasannya?

"Yang kita survei kan yang potensial jadi capres untuk kita masukkan. Survei kita selama Januari sampai Mei 2012. Jadi Jokowi sih belum masuk. Yang diuji dalam survei ini juga top of mind dalam masa survei. Kalau ada nama yang belum masuk ya belum masuk top of mind," kata peneliti LSI, Burhanuddin Muhtadi, kepada wartawan usai paparan survei tokoh alternatif 2014 di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2012).

Direktur Eksekutif LSI, Kuskrido Ambardi, menuturkan ada kemungkinan Jokowi dimasukkan dalam survei LSI. Namun menunggu bagaimana perkembangan popularitas Jokowi. "Bisa saja Jokowi masuk di dalam survei berikutnya. Tapi tidak dalam waktu ini," ungkapnya. Memangnya bagaimana seseorang bisa dikatakan layak untuk ikut disurvei? "Paling penting sosialisasi. Menyatakan diri dia mau maju. Jokowi bisa masuk di survei tapi belum tentu dia mau kan," ujarnya.

Survei LSI terkait tokoh potensial dan memiliki kualitas personal baru saja dipublikasikan. Jumlah responden yang disurvei sebanyak 223 opinion leader, 178 orang dipublikasikan namanya sebagai responden atau penilai. Setiap tokoh yang disurvei dinilai dengan sejumlah ukuran kualitas personal. Penilaian tiap item dengan skor antara 1-100.

Lima Indikator kualitas personal yang dipertanyakan adalah penilaian bahwa tokoh bisa dipercaya, satu dalam kata dan perbuatan; tidak pernah melakukan atau diopinikan pernah melakukan KKN; tidak pernah melakukan atau diopinikan melakukan tindakan kriminal; diyakini mampu memimpin negara dan pemerintahan; dan dapat dipercaya mampu berdiri di atas semua kelompok atau golongan yang berbeda.

Berdasarkan kualitas personal tokoh-tokoh dengan nilai 60 atau lebih (lulus) menurut opinion leader adalah:

1. Mahfud MD 79
2. Jusuf Kalla 77
3. Dahlan Iskan 76
4. Sri Mulyani 72
5. Hidayat Nurwahid 71
6. Agus Martowardojo 68
7. Megawati Soekarnoputri 68
8. Djoko Suyanto 67
9. Gita Wirjawan 66
10. Chairul Tanjung 66
11. Endriartono Sutarto 66
12. Hatta Rajasa 66
13. Surya Paloh 64
14. Pramono Edhie Wibowo 64
15. Sukarwo 63
16. Prabowo Subianto 61
17. Puan Maharani 61
18. Ani Yudhoyono 60

Tim peneliti LSI yang ikut dalam program ini adalah Saiful Mujani, Hendro Prasetyo, Kuskrido Ambardi, Luthfie Assyaukanie, Firdaus Muhammad, Sirajuddin Abbas, Burhanuddin, Andi Safrani, Endi Endrizal, M Marbawi, dan Grace Natalie. http://news.detik.com


Ya Sudah.. Kalo Joko Widodo Tidak DiSurvei Capres, ya GaPaPa.. Mending kita dengar Jokowi bagi-bagi "rahasia" tetap bugarnya :)


Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, membeberkan "resep rahasia" dirinya yang selalu terlihat bugar. "Bukan masalah tidurnya, tapi minumnya," kata Jokowi saat ditemui di Balaikota DKI Jakarta, Rabu.

Dia mengatakan bahwa setiap hari dia selalu mengonsumsi minuman yang terdiri dari rebusan temulawak, kacang hijau serta madu. "Saya setiap hari minumnya rebusan temulawak, kacang hijau dan madu," katanya. Ramuan itu dia akui manjur membugarkan tubuhnya sehingga bisa menghadapi tugas hariannya.

Soal istirahat tidur? "Saya ndak pernah ngitungin tidur saya," katanya. Diakuinya, kalau dia sudah merasa letih, maka dia akan tidur, itupun setelah tugasnya selesai. "Saya pulangnya enggak jelas. Pas banjir, saya baru pulang jam 2 malam," akunya. http://www.antaranews.com/